Detail

UMBJM Gelar Pengabdian Internasional Bersama Fatoni University, Hadirkan Pembelajaran Matematika Berbasis Karakter Profetik di Thailand

Pengabdian 17/07/2026 Rahmat Hidayat
Sustainable Development Goals
4 9 16 17

Thailand – Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Internasional yang diselenggarakan di Satree Islam Vitya Multiniti School, Thailand Selatan, pada Kamis, 9 Juli 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Integrasi Role Play dan Simulasi QR Payment dalam Pembelajaran Aritmatika Sosial untuk Memperkuat Karakter Profetik Santri” sebagai upaya menghadirkan inovasi pembelajaran matematika yang kontekstual, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berlandaskan nilai-nilai Islam. Program pengabdian dipimpin oleh Fithria Ulfah, M.Pd. sebagai ketua tim dengan anggota Akhmad Syakir, M.Pd., Iin Ariyanti, M.Pd., serta berkolaborasi dengan Abdul Karim Duerawee, M.Pd. dari Fatoni University, Thailand. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi akademik antara Indonesia dan Thailand dalam mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.

Sebanyak 40 santri mengikuti kegiatan dengan antusias. Melalui pendekatan role play yang dipadukan dengan simulasi transaksi menggunakan QR Payment, peserta diajak memahami konsep aritmatika sosial seperti harga beli, harga jual, keuntungan, kerugian, diskon, hingga persentase melalui pengalaman belajar yang aplikatif dan menyenangkan. Keunggulan program ini terletak pada integrasi karakter profetik, yakni sidik (jujur), amanah (bertanggung jawab), tabligh (komunikatif), dan fatanah (cerdas). Nilai-nilai tersebut tidak hanya diperkenalkan secara teoritis, tetapi diinternalisasikan melalui setiap aktivitas pembelajaran.

Dalam simulasi transaksi, santri berperan sebagai penjual dan pembeli yang melakukan pembayaran menggunakan QR Payment. Melalui praktik tersebut, peserta belajar menerapkan kejujuran dalam menyampaikan informasi harga, bertanggung jawab dalam menjalankan transaksi, berkomunikasi secara santun selama proses jual beli, serta mengambil keputusan secara cerdas dalam menyelesaikan berbagai situasi yang muncul.

Ketua Tim Pengabdian, Fithria Ulfah, M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran matematika perlu dikembangkan agar tidak hanya berorientasi pada kemampuan berhitung, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik. “Matematika merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui role play dan simulasi QR Payment, santri dapat memahami konsep aritmatika sosial secara lebih konkret, sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai profetik seperti sidik, amanah, tabligh, dan fatanah yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat maupun aktivitas ekonomi di era digital,” ujarnya.

Sementara itu, kolaborator dari Fatoni University, Abdul Karim Duerawee, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut sebagai contoh nyata kolaborasi internasional yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan. “Kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan Fatoni University merupakan langkah strategis dalam memperkuat kerja sama akademik di kawasan Asia Tenggara. Program ini membuktikan bahwa pembelajaran matematika dapat dikembangkan secara inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam sebagai fondasi pendidikan karakter,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Satree Islam Vitya Multiniti School yang menilai metode pembelajaran tersebut sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. “Kami merasa terhormat menjadi bagian dari program pengabdian internasional ini. Pembelajaran yang memadukan teknologi digital, aktivitas praktik, dan pendidikan karakter memberikan pengalaman baru bagi para santri. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang,” tuturnya.

Selain pelaksanaan pembelajaran, tim pengabdian juga menyerahkan modul pembelajaran yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para guru sebagai referensi dalam mengimplementasikan pembelajaran aritmatika sosial yang kontekstual, inovatif, dan berbasis karakter pada proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi komitmen Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta menghasilkan inovasi pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi bersama Fatoni University, UMBJM berharap dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Thailand sebagai bagian dari pengembangan pendidikan berdaya saing global.