
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu tata kelola pendidikan tinggi melalui penandatanganan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 yang difasilitasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang diselenggarakan di Jakarta sebagai upaya memperkuat transformasi pendidikan tinggi di Indonesia.
Penandatanganan kontrak kinerja tersebut diikuti oleh 10 perguruan tinggi swasta terbaik di wilayah Kalimantan yang memiliki komitmen dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi yang berkelanjutan.

Melalui kontrak kinerja ini, setiap perguruan tinggi didorong untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kontrak kinerja juga menjadi instrumen dalam mengukur capaian kinerja perguruan tinggi berdasarkan indikator yang berorientasi pada hasil dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, dunia usaha, dunia industri, serta pemerintah daerah.
Sebagai salah satu perguruan tinggi yang dipercaya mengikuti penandatanganan kontrak kinerja tersebut, UMBJM menegaskan kesiapannya untuk terus melakukan transformasi kelembagaan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan inovasi, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Komitmen ini sejalan dengan visi UMBJM untuk menjadi universitas terkemuka, unggul, profesional, dan berkarakter Islam yang berkemajuan.
Selain Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, sembilan perguruan tinggi swasta lainnya yang turut menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 yaitu Universitas Borneo Lestari, Universitas Sari Mulia, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Universitas Darwan Ali Sampit, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Universitas Balikpapan, Universitas Mulia, Universitas Panca Bhakti Pontianak, dan Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Melalui penandatanganan kontrak kinerja ini, diharapkan seluruh perguruan tinggi yang terlibat mampu memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kualitas, akuntabilitas, dan inovasi. Bagi UMBJM, momentum ini menjadi salah satu langkah penting untuk terus meningkatkan daya saing institusi, menghasilkan lulusan yang kompeten, serta menghadirkan berbagai program yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, pembangunan daerah, dan bangsa.