
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Fakultas Farmasi, Program Studi S1 Farmasi telah melakukan inovasi melalui PKM-K dengan menciptakan pemutih gigi menggunakan teknologi Orally Disintegrating Film (ODF) berbahan dasar alami dari ekstrak daun sangkareho. Inovasi dan semangat kewirausahaan mahasiswa ini telah membawa perubahan yang fantastis.
Sekelompok mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin telah mengukir prestasi luar biasa dengan melakukan inovasi dan memanfaatkan potensi yang ada di Desa Muara Laung, Puruk Cahu, Kalimantan Tengah, yaitu tanaman sangkareho. Mereka membuat produk “Lolila Whitedental,” pemutih gigi dengan teknologi ODF berbahan dasar ekstrak daun sangkareho, melalui program kreativitas mahasiswa (PKM-K). Dalam artikel ini, kita akan membahas peran produk Lolila Whitedental dalam dunia estetika dan keunggulan dari produknya.
Penampilan fisik yang menarik dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri seseorang, termasuk kebersihan dan kesehatan gigi. Di Indonesia, fisik sudah menjadi tolak ukur dalam penilaian seseorang. Tidak dapat dipungkiri bahwa penampilan fisik yang menarik dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri seseorang, termasuk kebersihan dan kesehatan gigi. Menjaga gigi agar tetap putih dan sehat adalah hal yang sulit di Indonesia, mengingat kebiasaan masyarakat yang suka ngemil dan makan makanan yang dapat membuat perubahan pada warna gigi. Sebagian masyarakat beranggapan bahwa perawatan gigi memerlukan biaya yang cukup mahal. Hal tersebut mendasari inisiatif mahasiswa untuk melakukan penelitian dan membuat pemutih gigi dari bahan alami yang memiliki harga terjangkau dan ekonomis di kalangan masyarakat, serta bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memiliki gigi putih tanpa harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal ke dokter gigi.
Pemutih gigi Lolila Whitedental berbahan dasar tanaman sangkareho memiliki khasiat sebagai pemutih gigi karena saponin yang terkandung dalam tanaman daun sangkareho dapat mengikat kromogen. Sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin telah mengembangkan produk untuk gigi berbentuk sediaan ODF yang diberi nama “LOLILA”. Mereka telah melakukan riset dan pengembangan terkait dengan kandungan dari tanaman daun sangkareho dan merancang formula yang sempurna. Beberapa kali digunakan, formulasi ini sudah terbukti bisa mencerahkan gigi. Mereka juga menciptakan pemasaran produk di berbagai marketplace untuk memperkenalkan produk pemutih gigi ini kepada masyarakat dengan menggunakan tagline “Gigi putih bersama Lolila Whitedental” yang merupakan teknik marketing 2.0 – 4.0. Kemasan berwarna biru navy menunjukkan bahwa produk tersebut bersifat alamiah.
Tim PKM-K “Lolila Whitedental” berharap pemutih gigi mereka bisa menjadi alternatif masyarakat dalam perawatan estetika gigi. Karena perawatan ke dokter gigi memerlukan biaya yang cukup mahal dan sulit dijangkau, mereka berharap produk ini bisa menggantikan atau menjadi alternatif permasalahan gigi di masyarakat dengan harganya yang murah, mudah dibawa kemana-mana, dengan rasa peppermint yang menyegarkan mulut, serta praktis digunakan. Mereka juga berharap produk ini bisa menjadi produk unggulan dalam lima tahun ke depan baik di skala nasional maupun internasional.