Pascasarjana UMBJM, 24 Juli 2026 – Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) bersama Alfamart menghadirkan kolaborasi strategis melalui peresmian MentariMu Mart pada Jumat (24/7/2026). Kehadiran MentariMu Mart menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi Muhammadiyah sekaligus mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peresmian ini merupakan salah satu rangkaian kunjungan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ke UMBJM setelah pelaksanaan Resepsi Milad ke-30 UMBJM, peluncuran logo dan website baru, pembukaan empat program studi baru, serta launching pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran UMBJM dan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Selatan.
Peresmian MentariMu Mart dilakukan secara simbolis melalui pemotongan pita oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., didampingi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.A.P., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan, Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, serta disaksikan oleh jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, dan para tamu undangan.

MentariMu Mart merupakan hasil kolaborasi strategis antara Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan Alfamart dalam menghadirkan ritel modern berbasis nilai-nilai Muhammadiyah. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan akses kebutuhan sehari-hari bagi sivitas akademika dan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pengembangan ekonomi umat melalui pemberdayaan produk-produk UMKM.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. menyampaikan bahwa pengembangan jaringan MentariMu Mart merupakan bagian dari strategi Muhammadiyah dalam memperkuat kemandirian ekonomi Persyarikatan. Menurutnya, pembangunan sektor ekonomi menjadi salah satu bentuk dakwah Muhammadiyah yang diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan umat.
Beliau berharap MentariMu Mart dapat terus dikembangkan di berbagai daerah sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi sekaligus menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan berbagai produk unggulannya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.A.P., mendorong seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) yang memiliki aset di lokasi strategis untuk mengembangkan MentariMu Mart sebagai bagian dari penguatan ekonomi Muhammadiyah. Menurutnya, pengembangan MentariMu Mart perlu terus diperluas di berbagai daerah agar mampu memperkuat kemandirian ekonomi Persyarikatan sekaligus menjadi ruang pemberdayaan bagi masyarakat. Muhammadiyah juga terus mendorong pengembangan jaringan MentariMu Mart di berbagai wilayah sebagai bentuk komitmen membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.
“Mungkin nanti Sumatra Utara. Kemudian yang sudah disurvei itu Magetan dan Madiun,” ujar Muhadjir.
Lebih lanjut, Muhadjir menegaskan bahwa MentariMu Mart tidak hanya berfungsi sebagai pusat perbelanjaan modern, tetapi juga diproyeksikan menjadi pusat distribusi (hub) bagi produk-produk UMKM Muhammadiyah maupun masyarakat yang selama ini belum memiliki akses ke jaringan ritel nasional.
“Saya berharap MentariMu Mart ini bisa menjadi kebanggaan dan dapat segera dibangun di seluruh PDM,” ungkapnya.

Usai prosesi peresmian, rombongan Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama para tamu undangan melakukan peninjauan ke dalam gerai untuk melihat langsung fasilitas dan berbagai produk yang dipasarkan. Kehadiran MentariMu Mart di lingkungan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin diharapkan mampu menjadi pusat layanan kebutuhan masyarakat sekaligus wadah pemasaran bagi produk-produk UMKM lokal.
Melalui kolaborasi strategis antara UMBJM dan Alfamart, kehadiran MentariMu Mart diharapkan mampu menjadi pusat layanan kebutuhan masyarakat sekaligus ruang pemberdayaan ekonomi berbasis Persyarikatan. Sinergi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi Muhammadiyah yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta memperluas akses pemasaran bagi produk-produk UMKM di Kalimantan Selatan.