
UMBJM, 13 Agustus 2025 – Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) melakukan rangkaian kunjungan silaturahmi ke tiga Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Jawa Timur dan Jawa Tengah pada 11–13 Agustus 2025. Kunjungan meliputi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), dan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), serta ditutup dengan pertemuan bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si di Yogyakarta.
Kegiatan studi tiru ini merupakan langkah strategis UMBJM untuk mempererat hubungan kelembagaan, mempelajari pola pembinaan BPH dalam mengelola kampus, menjajaki peluang kerja sama, serta melakukan studi tiru pembukaan Fakultas Kedokteran. Selain itu, pembahasan juga mencakup strategi unggul dalam rangka mewujudkan UMBJM sebagai kampus berdaya saing dan berakreditasi unggul.
Di UMSIDA, rombongan UMBJM disambut oleh Ketua BPH UMSIDA Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, M.A., Ph.D, Rektor, dan para Wakil Rektor. Pertemuan membahas sistem pembinaan yang efektif, penguatan tata kelola universitas, serta pengalaman UMSIDA dalam mengembangkan program studi baru.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan, Ridhahani Fidzi, yang turut serta dalam rombongan, menegaskan bahwa salah satu tujuan utama kunjungan adalah mempelajari strategi pendirian Fakultas Kedokteran. Menurutnya, kunjungan ke UMSIDA memberikan banyak wawasan berharga.

Kunjungan berikutnya ke UM Surabaya diterima oleh jajaran BPH, Rektor, dan Wakil Rektor. Diskusi fokus pada peluang kolaborasi tridarma perguruan tinggi, strategi peningkatan akreditasi, serta pengelolaan Fakultas Kedokteran yang telah menjadi salah satu pusat keunggulan UM Surabaya. Universitas ini juga berbagi strategi membangun jejaring internasional di bidang pendidikan kedokteran dan kesehatan.

Sementara itu, di UNIMMA, Ketua BPH, Rektor, dan Wakil Rektor menerima rombongan dengan hangat. Diskusi membahas strategi menciptakan keunggulan kompetitif di tengah persaingan antarperguruan tinggi, termasuk penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah, industri, dan lembaga mitra internasional. Pembahasan juga mencakup strategi unggul dalam rangka mewujudkan UMBJM sebagai kampus berdaya saing dan berakreditasi unggul.

Pertemuan dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah
Puncak rangkaian kunjungan ini adalah pertemuan di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Haedar Nashir memberikan apresiasi atas langkah UMBJM melakukan studi tiru ke berbagai PTM unggul.
Beliau menekankan pentingnya percepatan pendirian Fakultas Kedokteran di UMBJM serta mendorong universitas ini menjadi Center of Excellence di Kalimantan Selatan. Menurutnya, UMBJM memiliki potensi besar untuk melahirkan berbagai keunggulan yang membanggakan, tidak hanya bagi Muhammadiyah di Kalsel tetapi juga bagi Pulau Kalimantan secara umum.
“Percepat pendirian Fakultas Kedokteran di UMBJM. Potensinya besar untuk menjadi Center of Excellence di Kalimantan Selatan. Keunggulan itu akan menjadi kebanggaan kita untuk terus memajukan kehidupan,” ujar Prof. Haedar.

Beliau juga menambahkan bahwa keunggulan-keunggulan tersebut harus terlihat dalam peran dan kiprah Muhammadiyah di Kalsel dan Pulau Kalimantan secara luas, sehingga kemajuan yang dicapai dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menuju Kampus Unggul dan Berdaya Saing
Melalui rangkaian kunjungan ini, UMBJM tidak hanya mendapatkan referensi teknis pendirian fakultas baru, tetapi juga wawasan strategis terkait pengelolaan kelembagaan, peningkatan mutu akademik, dan penguatan jejaring kerja sama. Seluruh masukan dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi bekal penting dalam mempercepat langkah UMBJM mewujudkan visi sebagai Kampus Unggul, Berdaya Saing, dan Berkemajuan di Kalimantan Selatan.