
Malang, 31 Agustus 2026 – Sebanyak sembilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) turut menuntaskan rangkaian Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ’Aisyiyah (KKN MAS) Nasional 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Malang. Penutupan kegiatan berlangsung di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (31/8/2026).
KKN MAs Nasional 2026 mengusung tema “KKN MAS Berdampak: Mewujudkan Desa Berkemajuan Berbasis Ketahanan Pangan dan Penguatan Potensi Lokal” dan diikuti sebanyak 1.601 mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) di Indonesia.
Sembilan mahasiswa UMBJM yang berpartisipasi berasal dari Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, serta Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UMBJM tersebar dalam beberapa kelompok dan bergabung bersama mahasiswa dari berbagai PTMA lainnya.
Kolaborasi lintas perguruan tinggi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya menjalankan program pengabdian bersama anggota kelompok dari berbagai daerah, tetapi juga belajar beradaptasi, bertukar pengetahuan, dan membangun kerja sama dalam menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selama pelaksanaan KKN di Kabupaten Malang, mahasiswa UMBJM turut berkontribusi dalam berbagai program unggulan, di antaranya pemanfaatan ampas kopi menjadi sabun, pengembangan Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga), edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar), edukasi pencegahan stunting, serta pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi.
Program-program tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan masyarakat. Selain meningkatkan wawasan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, kegiatan yang dilakukan juga diarahkan untuk mendukung penguatan ekonomi serta pemanfaatan potensi lokal.
Penutupan Jadi Momen Kebersamaan
Setelah menjalani rangkaian pengabdian di Kabupaten Malang, suasana penutupan KKN MAs Nasional 2026 berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan diawali dengan fun walk dan campus tour yang mengajak peserta berkeliling menikmati suasana kampus UMM. Kegiatan kemudian dilanjutkan melalui Mini Expo Hasil KKN yang menampilkan berbagai hasil kreativitas dan inovasi kelompok mahasiswa, mulai dari poster hingga prototype.

Beragam prototype yang ditampilkan mencerminkan program dan potensi lokal yang dikembangkan masing-masing kelompok selama berada di lokasi pengabdian. Mini Expo menjadi ruang untuk berbagi ide sekaligus memperlihatkan hasil nyata dari program yang telah dijalankan selama KKN.
Bagi mahasiswa UMBJM, keikutsertaan dalam KKN MAs Nasional 2026 menjadi pengalaman yang tidak hanya memperkaya pengetahuan akademik, tetapi juga menghadirkan cerita dan pengalaman baru.
Hal tersebut dirasakan oleh Syifa Dini Ilmiah, mahasiswa Program Studi S1 Farmasi UMBJM, yang mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti KKN MAs di Malang.
“Berangkat jauh dari Banjarmasin ke Malang untuk mengikuti KKN MAs 2026 menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Saya bertemu dengan orang-orang baru, tinggal di lingkungan yang berbeda, dan belajar banyak hal di luar bangku kuliah. Bukan hanya tentang pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga tentang kebersamaan, pengalaman, dan cerita yang akan selalu diingat,” ujar Syifa.
Menurut Syifa, bergabung dalam kelompok bersama mahasiswa dari berbagai PTMA juga memberikan pengalaman tersendiri. Perbedaan latar belakang dan daerah asal menjadi ruang untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta membangun kerja sama selama menjalankan program KKN.
“Awalnya tentu perlu beradaptasi karena berasal dari daerah dan kampus yang berbeda. Namun, dari situ justru banyak hal baru yang kami pelajari. Kami belajar bagaimana bekerja sama, saling memahami, dan bersama-sama menyelesaikan program yang sudah direncanakan,” tambahnya.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu cerita berharga yang dibawa pulang mahasiswa UMBJM setelah menyelesaikan KKN MAS Nasional 2026 di Kabupaten Malang. Tidak hanya membawa hasil program pengabdian, mahasiswa juga membawa pengalaman kolaborasi, jejaring baru, serta pembelajaran yang diperoleh selama hidup dan berinteraksi langsung bersama masyarakat.
Keikutsertaan mahasiswa UMBJM dalam KKN MAS Nasional 2026 menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendorong Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kebermanfaatan, kolaborasi, dan keberlanjutan.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan semakin mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat sebagai bagian dari semangat UMBJM sebagai kampus berdampak.