Detail

Wujudkan Kampus Berdampak, UMBJM Kirim Mahasiswa KKN-13 Bangun Potensi Desa Balida

mitra 03/08/2026 Aulia Riskina
Sustainable Development Goals
8 9 11 17

BALANGAN, 3 Agustus 2026 – Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) kembali memperkuat komitmennya sebagai Kampus Berdampak melalui pelepasan 19 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 13 yang didanai Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Selama satu bulan, mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di Desa Balida, Kabupaten Balangan, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pelepasan berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Balangan. Kegiatan dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Balangan Muhammad Nor, S.Sos., M.M., Kepala BAPPERIDA H. Rakhmadi Yusni, S.Sos., M.AP., Kepala Lembaga Riset dan Inovasi UMBJM Joko Priyanto Wibowo, Ph.D., serta Dr. Muhammad Anshari selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus Ketua Panitia KKN 13.

Mewakili Bupati Balangan, Muhammad Nor mengapresiasi kepercayaan UMBJM yang menjadikan Desa Balida sebagai lokasi KKN. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan desa melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi desa serta memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Muhammad Anshari menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN kali ini dirancang dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Tema pengabdian yang kami bawa berfokus pada penguatan kewirausahaan desa melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Kami berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menciptakan inovasi yang dapat terus dikembangkan setelah program KKN berakhir,” ujarnya.

Selama berada di Desa Balida, mahasiswa akan menjalankan berbagai program yang terbagi ke dalam tiga pilar utama. Pilar pertama adalah Penguatan Kelembagaan, yang difokuskan pada pembinaan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan desa agar mampu mengelola potensi ekonomi dan pariwisata secara profesional.

Pilar kedua adalah Transformasi Digital, melalui pendampingan pemasaran digital, penguatan identitas desa, serta branding Desa Balida sebagai desa wisata. Mahasiswa akan membantu masyarakat memanfaatkan teknologi digital sebagai media promosi sehingga potensi wisata dan produk unggulan desa dapat dikenal lebih luas.

Sementara itu, pilar ketiga adalah Inovasi Produk Lokal, yang berfokus pada pengembangan produk kesehatan berbasis budidaya madu kelulut. Program ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah terhadap komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui pengolahan produk yang lebih inovatif dan bernilai ekonomi.

Melalui dukungan Hibah Kemdiktisaintek, UMBJM terus mendorong lahirnya program-program pengabdian yang inovatif, berbasis riset, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat. KKN menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lapangan, sehingga mampu menghasilkan solusi yang aplikatif bagi pembangunan desa.

Program KKN 13 ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat, serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama sebagai simbol dimulainya pengabdian mahasiswa UMBJM di Desa Balida. Diharapkan seluruh peserta KKN dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sesuai semangat UMBJM sebagai Kampus Berdampak.