
Kampus Utama, 7 Juli 2025 — Universitas Muhammadiyah Banjarmasin kembali menorehkan capaian gemilang di tingkat nasional. Dua organisasi mahasiswa (Ormawa) dinyatakan lolos dan meraih pendanaan dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Melalui surat bernomor 1704/B2/DT.01.01/2025 tertanggal 17 Juni 2025, Belmawa menyampaikan hasil seleksi akhir yang telah dilaksanakan pada tanggal 23–25 Juni 2025. Dari total 365 subproposal yang dikaji, sebanyak 295 judul dari 145 perguruan tinggi di seluruh Indonesia dinyatakan lolos pendanaan. Dua di antaranya merupakan karya terbaik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
Adapun dua Ormawa yang berhasil lolos adalah sebagai berikut:
- Himpunan Mahasiswa Farmasi Konschevnikovi
Judul: “Mewujudkan Desa Sehat di Desa Puntik Luar Melalui Pengubahan Perilaku Masyarakat Berbasis Eco-Sanitation dan Sustaining Ecosystem”
Program ini hadir dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih serta sehat. Melalui pendekatan eco-sanitation dan pelestarian ekosistem, tim ini berfokus pada penciptaan lingkungan desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. - Himpunan Mahasiswa Kebidanan
Judul: “Transformasi Wirausaha Desa Maluka Baulin melalui Diversifikasi Patin, Ecoprint, dan Digital Marketing”
Inisiatif ini membawa pendekatan kewirausahaan sosial di tengah masyarakat desa, dengan memanfaatkan potensi lokal berupa ikan patin dan bahan alami untuk kerajinan ecoprint. Ditambah dengan pelatihan pemasaran digital, program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha baru bagi warga setempat.
Kedua program tersebut merupakan hasil dari serangkaian tahapan perencanaan, penyusunan proposal, hingga seleksi intensif yang melibatkan dedikasi tinggi dari mahasiswa serta pendamping akademik. Keberhasilan ini sekaligus menandai komitmen UMBJM dalam memfasilitasi mahasiswa untuk aktif berperan dalam solusi nyata atas persoalan sosial di tingkat lokal.
Pelaksanaan program dijadwalkan dimulai pada bulan Juli hingga November 2025 di masing-masing desa sasaran. Selain menjadi sarana penerapan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah, keterlibatan mahasiswa dalam program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi civitas akademika terhadap pembangunan desa.
Dalam proses pelaksanaan kegiatan di lapangan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin akan melakukan serangkaian monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan program berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk menilai progres teknis kegiatan, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan dan penguatan kapasitas tim pelaksana di lapangan.
Yang membanggakan, dalam capaian ini UMBJM menempati Peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta di bawah LLDIKTI Wilayah XI dalam daftar penerima pendanaan PPK Ormawa 2025. Peringkat ini menjadi refleksi nyata dari keseriusan, kualitas proposal, dan konsistensi UMBJM dalam membina organisasi mahasiswa agar mampu berkompetisi dan berdampak luas di tengah masyarakat.
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin mengapresiasi semangat dan kerja keras seluruh tim yang terlibat. Capaian ini menjadi pemicu semangat bagi organisasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi positif melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, UMBJM akan terus mendukung kiprah mahasiswa dalam mewujudkan perubahan nyata melalui pengabdian, riset terapan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi dan kearifan lokal. (ar)