
Coaching clinic ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Hesty Heryani, M.Si., IPU., ASEAN Eng. sebagai narasumber utama, yang dikenal berpengalaman dalam pengelolaan dan pendampingan program pengabdian kepada masyarakat berskala nasional. Kehadiran narasumber diharapkan mampu memberikan penguatan substantif sekaligus teknis dalam penyusunan proposal Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) agar memiliki kualitas unggul dan berdaya saing tinggi pada skema pendanaan DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026.

Ketua Lembaga Riset dan Inovasi UMBJM, apt. H. Joko Priyanto Wibowo, Ph.D., menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan coaching clinic. Dalam sambutannya, Ketua LRI menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban tridarma, melainkan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan di tengah masyarakat. Ia juga mendorong para dosen untuk menyusun proposal yang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi mampu menghadirkan program yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Memasuki sesi utama, narasumber menyampaikan coaching clinic penyusunan proposal PKM secara sistematis dan mendalam. Materi yang disampaikan mencakup pemetaan isu strategis pengabdian, identifikasi kebutuhan mitra, perumusan permasalahan yang relevan, penyusunan tujuan dan luaran pengabdian, hingga penentuan metode pelaksanaan yang aplikatif. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai kesesuaian proposal dengan indikator penilaian DPPM, strategi penguatan kolaborasi dengan mitra, serta penyusunan rencana anggaran biaya yang efektif dan akuntabel.

Tidak hanya bersifat teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi review proposal peserta. Pada sesi ini, dosen peserta mempresentasikan draft proposal PKM yang telah disusun sebelumnya untuk mendapatkan masukan langsung dari narasumber. Prof. Dr. Ir. Hesty Heryani memberikan catatan perbaikan secara detail, baik dari sisi kebaruan program, relevansi permasalahan mitra, kejelasan luaran, maupun kesinambungan program pengabdian. Sesi ini berlangsung interaktif dan menjadi ruang diskusi konstruktif antara narasumber dan peserta.
Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab, di mana berbagai kendala dan tantangan dalam penyusunan proposal PKM dibahas secara terbuka. Peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman terkait strategi meningkatkan peluang lolos pendanaan, optimalisasi peran mitra, serta tips menghindari kesalahan yang kerap terjadi dalam pengajuan proposal pengabdian.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan sertifikat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan pendampingan yang telah diberikan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta, panitia, dan narasumber sebagai dokumentasi kebersamaan dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UMBJM.
