
Barito Kuala, 24 Juli 2025 – Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Penulisan Proposal Program Pengabdian kepada Masyarakat dan Sosialisasi Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, bertempat di Studio Adijani Al-Alabij, Kampus Utama UMBJM.
Acara dibuka secara resmi oleh Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., selaku Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, yang juga hadir sebagai narasumber utama. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penyusunan proposal pengabdian masyarakat yang berbasis pada pemberdayaan wilayah dan kewirausahaan. Ia juga mendorong sinergi antara dosen dan mahasiswa untuk menciptakan program pengabdian yang memiliki dampak nyata di tengah masyarakat.

Rektor UMBJM, Prof. Dr. H. Khudzaifah Dimyati, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UMBJM untuk menyelenggarakan kegiatan nasional ini. Ia menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat kapasitas tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Dr. Drs. Muhammad Akbar, M.Si., yang menyampaikan dukungan terhadap pelibatan mahasiswa dalam program-program pengabdian yang aplikatif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan lokal.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan video dokumentasi Program Mahasiswa Berdampak oleh BEM yang menjadi pengantar sesi diskusi panel.
Rangkaian inti kegiatan terdiri atas dua sesi diskusi panel dan coaching clinic proposal yang dilaksanakan secara paralel. Diskusi Panel 1 dengan topik “Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM” dimoderatori oleh Herman Ariadi, Ns., M.Kep., dan menghadirkan narasumber Fidela Marwa Huwaida (Tenaga Ahli SKM Bidang Tata Kelola Lembaga), Prof. Dr. drh. Raden Wisnu Nurcahyo, serta Prof. Dr. rer. nat. I Wayan Karyasa, S.Pd., M.Sc. Panel ini membahas peran strategis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam menjalankan program-program pengabdian yang terstruktur, berdampak, dan berkesinambungan, melalui kolaborasi kelembagaan dan penguatan tata kelola organisasi.

Diskusi Panel 2 dengan topik “Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan” dilanjutkan pada pukul 13.00 WITA sesi ke 2, dan dimoderatori oleh Aziza Fitriyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Panel ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S. serta Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si., yang membahas strategi pengembangan program pengabdian masyarakat dengan pendekatan berbasis potensi wilayah dan kewirausahaan. Para narasumber menekankan pentingnya kesinambungan antara riset, kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi utama dari pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan.

Selama sesi diskusi berlangsung, peserta juga mengikuti coaching clinic proposal pengabdian multi-tahun, yang dipandu langsung oleh tim ahli dari DPPM. Sesi ini menjadi ruang konsultasi terbuka bagi dosen dan pengelola LPPM untuk menyempurnakan proposal yang akan diajukan dalam pendanaan nasional.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen, pengurus LPPM, serta perwakilan BEM dari berbagai perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, UMBJM mempertegas perannya dalam mendukung penguatan pengabdian masyarakat yang kolaboratif, berdampak, dan berkelanjutan. (humas umbjm).