Detail

HILIRISASI INOVASI TOGA INSTAN BERKHASIAT IMUNOSTIMULAN DAN SABUN CAIR ANTI SEPTIK, DOSEN UMB LAKUKAN PENGABDIAN KEMITRAAN INTERNASIONAL

15/08/2025 admin

UMBJM, 15 Agustus 2025 – Dalam upaya memperluas wawasan kesehatan berbasis kearifan lokal kepada generasi muda di luar negeri, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin melalui tim dosen pengabdiannya yang diketuai oleh apoteker Herda berkolaborasi dengan MAHSA University menggelar kegiatan edukatif bertajuk ” TEMAN TOGA (TErapi MANdiri Tanaman Obat KeluarGA) Community: Get to Know the Wisdom of Indonesian Traditional Medicine and Be Skilled in Making Medicinal Plants Properly and Corectly in SIKL Malaysia.” Kegiatan ini berlangsung pada pertengahan tanggal 28 Mei, 17 Juni, dan 25 Juni 2025 di lingkungan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur secara virtual.

Gambar 1. Pertemuan Virtual Tim Pengabdian dengan Mitra Sasaran

Program ini dilaksanakan secara bertahap, pertama memperkenalkan manfaat dan penggunaan tanaman obat keluarga sebagai solusi alternatif dan preventif dalam menjaga kesehatan secara alami. Peserta kegiatan adalah siswa-siswi tingkat SMA Setiap Kelas berJumlah 25 orang yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi penyuluhan, praktik langsung pengenalan tanaman, serta diskusi interaktif mengenai manfaat tiap jenis TOGA dalam kehidupan sehari-hari serta dihadiri seorang guru pendamping mata pelajaran sains bernama ibu Julia.

Kegiatan diawali dengan sesi pre-test untuk menilai pemahaman awal siswa tentang tanaman obat menggunakan kuisoner berjumlah sekian item pertanyaan. Selanjutnya, para siswa mendapatkan materi edukatif dari dua narasumber mengenai berbagai jenis TOGA seperti jahe, kunyit, temulawak, daun sirih, dan kumis kucing, serta bagaimana tanaman-tanaman tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjaga daya tahan tubuh, meredakan batuk, hingga meningkatkan pencernaan.

Salah satu sesi unggulan adalah kegiatan tahap kedua, yakni praktik pembuatan ramuan herbal sederhana yang dapat dilakukan setiap siswa dengan secara kelompok, 1 tim terdiri dari 4 orang siswa. Seperti membuat serbuk instan Tipakan atau dikenal dengan sebutan jahe dan sabun cair antiseptik dari daun sirih. Praktik ini dibimbing langsung oleh dosen dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yakni apt. Herda Ariyani, M.Farm, apt. Mustika Muthaharah.Farm dan apt. Tyas Setia Nugraha, MHPE., FFRI serta mahasiswa bernama Sindy Maulida, Luthfia M Raisah Ahyati,  Muhammad Arif Akbar dan Muhammad Zikri Nizar selain itu dosen dari MAHSA University yang diwakilkan oleh Pro. Zahrah Saad dan siswa Fendy.

Rekaman tutorial pembuatan inovasi produk telah terpublish pada kanal youtube UMB : https://youtu.be/AedNHnbfezI?si=u6kq177lkDkzBCQ1 dan invensi telah mendapatkan sertifikat atas Hak Kekayaan Intelektual dengan nomer EC002025103079 pada 31 Juli 2025. Selain itu kegiatan juga memperoleh luaran berupa Buku Saku TEMAN TOGA yang telah terdaftar Hak Cipta dan ISBN-nya serta Publikasi di Jurnal Terakreditasi SINTA PengabdianMU. Tim mengharapkan hasil pengabdian ini dapat diintegrasikan dalam pengajaran terkait Tanaman Obat asli Indonesia dan Strategi Inovasi dalam Meracik TOGA Berkhasiat.

Gambar 2. Siswa-siswi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur membuat serbuk jahe dan sabun sirih antiseptik bersama

Tahap akhir kegiatan adalah diseminasi hasil produk dari masing-masing kelompok disertai evaluasi kegiatan. Ketua tim pengabdian, apoteker Herda Ariyani, M.Farm menjelaskan bahwa selain kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan generasi muda tentang obat tradisional asli Indonesia. Namun juga mengharapkan siswa-siswi Indonesia di luar negeri memupuk rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa. Kegiatan ini juga bertujuan membentuk komunitas TEMAN TOGA (Terapi Mandiri Tanaman Obat Keluarga) yang mampu meracik TOGA dengan benar di lingkungan keluarga dalam bidang kesehatan. TOGA adalah identitas sekaligus solusi alami yang bisa dikenalkan sejak usia sekolah.

Gambar 3. Siswa-siswi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur mendiseminasikan produk yang dihasilkan

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, yang mendorong dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan internasional dan lintas institusi. Kolaborasi dengan MAHSA University membuka ruang pertukaran pengetahuan antarnegara, sekaligus memperkuat jejaring akademik di bidang pengabdian masyarakat. IKU yang tekah dicapai adalah IKU-2 (mahasiswa pengalaman riset/pengabdian kepada masyarakat), IKU 6 (kerjasama dengan Mitra), dan IKU-5 (karya dosen digunakan masyarakat).

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur tidak hanya mengenal TOGA dari sisi teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan manfaatnya dalam kehidupan mereka, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah. Kedepan, program serupa diharapkan dapat digelar di sekolah-sekolah Indonesia lainnya di luar negeri sebagai bagian dari diplomasi budaya dan edukasi kesehatan preventif. Program ini juga membuka peluang bagi UMB berkolaborasi dengan universitas MAHSA dan sekolah Indonesia Kuala Lumpur untuk melanjutkan kegiatan serupa secara langsung atau face to face maupun bekerja sama dengan institusi pendidikan lain dalam pengembangan kebun TOGA sekolah. Program perlu dilanjutkan dalam Hibah Skema lainnya pada tahun 2026.

Seluruh siswa sangat puas terhadap kegiatan pengabdian yang diberikan UM Banjarmasin berkolaborasi dengan MAHSA University. Siswa(i) SIKL juga berharap mendapat kesempatan bimbingan dari para dosen di kedua universitas ini dalam ajang kompetisi inovasi sains internasional dengan mengedepankan kearifan lokal Indonesia untuk kesehatan. Ibu Guru Julia selaku guru mata pelajaran IPA menyampaikan terimakasih tak terkira atas kegiatan yang terselenggara melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Kemitraan Internasional Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. “Terimakasih telah menjadikan SIKL sebagai mitra sasaran pengabdian ini, terus terang kegiatan ini luar biasa memberi manfaat dan dampak besar dalam peningkatan wawasan dan skill para siswa.”