Detail

Pastikan Program Berdampak, Wakil Rektor III UMBJM Monitoring dan Evaluasi PPK Ormawa di Desa Sungai Bakar

Pengabdian 07/08/2026 Aulia Riskina
Sustainable Development Goals
3 8 11 15 17

Tanah Laut, 6 Agustus 2026 – Komitmen Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) dalam mewujudkan Kampus Berdampak kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) di Desa Sungai Bakar. Kegiatan ini menjadi bentuk pemantauan sekaligus evaluasi dari perguruan tinggi terhadap implementasi program pemberdayaan masyarakat yang digagas mahasiswa agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Monitoring dan evaluasi dihadiri langsung oleh Wakil Rektor III UMBJM, Kabiro Kemahasiswaan beserta jajaran, Kepala Desa Sungai Bakar, serta masyarakat yang menjadi mitra dalam pelaksanaan program. Kehadiran unsur pimpinan universitas menjadi wujud dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai potensi dan tantangan di masyarakat.

Mengangkat tema Desa Hutan, Tim PPK Ormawa BEM FKIK UMBJM merancang sejumlah program berbasis potensi lokal yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kesehatan, serta pengembangan potensi wisata desa. Seluruh program disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan mampu memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan.

Pada sektor ekonomi, tim memanfaatkan salah satu komoditas unggulan Desa Sungai Bakar, yakni pisang, menjadi produk olahan bernilai tambah berupa keripik pisang dengan berbagai varian rasa. Selain mendampingi proses produksi, mahasiswa juga memberikan pelatihan mengenai teknik pengemasan produk yang menarik serta strategi pemasaran digital melalui marketplace agar produk masyarakat mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Di bidang kesehatan, Tim PPK Ormawa menghadirkan inovasi berupa pengolahan teh herbal berbahan daun seledri dan jahe sebagai salah satu alternatif minuman kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya pengendalian hipertensi. Program kesehatan lainnya diwujudkan melalui gerakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di setiap rumah warga serta penyelenggaraan senam lansia secara rutin sebagai upaya meningkatkan pola hidup sehat masyarakat.

Tidak hanya itu, tim juga melakukan pendampingan terhadap pengembangan potensi wisata desa agar mampu menjadi daya tarik yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Pendampingan dilakukan melalui identifikasi potensi wisata dan penyusunan langkah-langkah pengembangan yang melibatkan pemerintah desa dan warga setempat.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan program. Warga menyampaikan bahwa berbagai kegiatan yang dilaksanakan Tim PPK Ormawa memberikan manfaat nyata, mulai dari peningkatan keterampilan dalam mengolah hasil lokal, pengetahuan mengenai pemasaran produk, hingga edukasi kesehatan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, UMBJM memastikan setiap tahapan pelaksanaan PPK Ormawa berjalan sesuai dengan rencana sekaligus menjadi sarana untuk mengukur capaian program dan dampak yang telah dirasakan masyarakat. Evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program pengabdian mahasiswa sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pembangunan desa.

PPK Ormawa menjadi salah satu implementasi nyata semangat Kampus Berdampak yang diusung UMBJM, di mana mahasiswa tidak hanya mengembangkan kapasitas organisasi, tetapi juga menghadirkan inovasi dan solusi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi bersama pemerintah desa dan warga.