Detail

Silaturahmi Bulanan dan Pengajian UMBJM Jadi Momentum Penguatan Sinergi Civitas Akademika

Kegiatan 30/07/2026 Aulia Riskina
Sustainable Development Goals
4 16

Kampus 3 UMBJM, 30 Juli 2026 โ€“ Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) kembali menyelenggarakan Silaturahmi Bulanan dan Pengajian Civitas Akademika pada Kamis (30/7/2026) di Studio Adijani Al Alabij, Lantai 5 Kampus Utama UMBJM, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika ini menjadi agenda rutin sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan akademik sehari-hari.

Pengajian bulanan kali ini memiliki makna yang lebih istimewa karena dirangkaikan dengan pembacaan Surat Keputusan Pemberhentian Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Masa Jabatan 2024โ€“2028 dan Surat Keputusan Pengangkatan Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Masa Jabatan 2026โ€“2030 oleh Ketua Senat UMBJM, Apt. Dedi Hartanto, M.Sc. Pembacaan surat keputusan tersebut menjadi momentum penting yang menandai keberlanjutan kepemimpinan di lingkungan UMBJM serta mempertegas komitmen universitas untuk terus melanjutkan transformasi kelembagaan dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan tata kelola perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Prof. Dr. H. Khudzaifah Dimyati, S.H., M.Hum., menyampaikan arahan kepada seluruh civitas akademika. Beliau mengajak seluruh unsur universitas untuk terus memperkuat sinergi, menjaga semangat kebersamaan, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

Menurut Prof. Khudzaifah, kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan, tetapi juga oleh komitmen bersama seluruh sivitas akademika dalam menjalankan amanah di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Oleh karena itu, setiap dosen, tenaga kependidikan, dan pimpinan unit diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan bidang tugas masing-masing, dengan tetap mengedepankan profesionalisme, integritas, dan semangat melayani.

Usai menyampaikan arahannya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian informasi dari jajaran Wakil Rektor sebagai bentuk diseminasi berbagai program dan perkembangan di lingkungan universitas. Wakil Rektor I menyampaikan informasi terkait bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sedangkan Wakil Rektor II memaparkan perkembangan di bidang administrasi, aset, keuangan, dan sumber daya manusia. Adapun Wakil Rektor III pada waktu yang sama sedang mewakili Universitas Muhammadiyah Banjarmasin menghadiri Forum Silaturahmi Pimpinan Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) di Surakarta, Jawa Tengah.

Sebagai puncak kegiatan, tausiyah disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan, Prof. Dr. H. Ridhahani Fidzi, M.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat pembahasan mengenai keutamaan doa sapu jagat yang terkandung dalam firman Allah SWT, “Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.” Menurut beliau, doa tersebut merupakan salah satu doa yang paling lengkap karena memuat permohonan kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, sekaligus perlindungan dari siksa api neraka. Doa sapu jagat mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar meraih keberhasilan duniawi dengan orientasi kehidupan akhirat sebagai tujuan utama seorang muslim.

Selain menjelaskan makna doa sapu jagat, Prof. Ridhahani juga memaparkan adab dan tata cara berdoa agar lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Beliau menekankan pentingnya memulai doa dengan memuji Allah SWT dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, menghadirkan hati yang khusyuk, memiliki keyakinan penuh terhadap rahmat Allah, serta mengiringi setiap doa dengan usaha yang sungguh-sungguh dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, doa bukan sekadar rangkaian ucapan, melainkan bentuk penghambaan, ketergantungan, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa setiap insan akademik memiliki tanggung jawab moral untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai jalan ibadah. Oleh karena itu, keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik, peneliti, maupun tenaga kependidikan hendaknya selalu diawali dengan doa, dilandasi keikhlasan, serta diiringi usaha terbaik agar setiap pekerjaan bernilai ibadah dan membawa keberkahan.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin ini, UMBJM terus berupaya membangun keseimbangan antara penguatan kompetensi akademik dengan pembinaan karakter Islami. Tradisi silaturahmi dan pengajian bulanan diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi media refleksi, mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh komitmen bersama, serta menumbuhkan semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin sebagai kampus yang unggul, profesional, berkarakter Islami, dan berdampak bagi masyarakat.