
Barito Kuala, 28 Juli 2025 – Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) melakukan workshop penyusunan kurikulum berdasarkan permendikbudristek no 53 Tahun 2023 dan kebijakan kampus berdampak untuk program studi yang ada dilingkungan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin bertempat di Aula Ulfa Hidayati Lantai 4 Kampus Utama. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor 1, Apt. Risya Mulyani, M.Sc beserta jajaran kelembagaan dan dekanat beserta ketua program studi, sekertaris program studi juga perwakilan dosen dari masing-masing program studi. Wakil Rektor 1 UMB dalam sambutannya mengatakan bahwa UMB terus berkomitmen untuk bisa dapat meningkatkan kualitas Pendidikan dan juga pengelolaan program studi guna dapat menghasilkan lulusan yang bermutu.
“Seperti yang kita ketahui hingga saat ini perjalanan pendidikan di Indonesia tidak akan pernah luput dari berbagai pengaruh perubahan zaman yang menyebabkan terjadinya pergeseran tujuan pendidikan nasional, oleh karena itu rancangan kurikulum, pelaksanaan serta evaluasi kurikulum yang baik harus disiapkan, perkembangan IPTEKS serta kompetensi yang di butuhkan dimasyarakat maupun pengguna lulusan juga menjadi salah satu tolak ukur dalam penyusunan kurikulum dilingkungan UMB”, ucapnya
Pada kesempatan kali ini Universitas Muhammadiyah Banjarmasin mendatangkan pembicara dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), ibu Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd, M.Pd beliau merupakan Kepala Pengembangan Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran UMS. Selanjutnya Dr. Laili Etika Rahmawati, S.Pd, M.Pd selaku narasumber memaparkan beberapa materi diantaralain tentang Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 perihal Mutu dan Kurikulum Perguruan Tinggi, Kebijakan Kampus Berdampak dan Integrasi Kurikulum Berbasis Outcome, acara juga dilanjutkan dengan sharing tentang Studi Kasus Kurikulum Unggul dan Praktik Baik di Universitas Muhammadiyah Surakarta, serta diakhiri dengan melakukan riview kurikulum salah satu prodi yang ada di Lingkungan UMB yaitu prodi psikologi.

Beliau juga mengatakan untuk evaluasi kurikulum harus melibatkan berbagai pihak, tidak hanya dari internal juga harus melibatkan tim dari eksternal. Pengembangan kurikulum program studi di perguruan tinggi pada masa mendatang juga diharapkan lebih inovatif adaptif fleksibel dan kolaboratif mengingat perubahan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan profesi di masa depan yang sangat cepat. Hal ini juga menuntut perguruan tinggi untuk terus berinovasi dalam menyusun kurikulum yang dapat menyiapkan lulusannya untuk menghadapi tantangan di masa depan dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta nilai- nilai moral yang kuat.

Melalui kegiatan workshop hari ini, diharapkan seluruh program studi yang ada di Lingkungan UMB, dapat lebih memahami penyusunan kurikulum berdasarkan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 agar dapat membantu meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja global. Workshop ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di setiap program studi yang ada di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dengan memastikan kurikulum yang disusun relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. (BPKP).